Goyang Shopee, Cristiano Ronaldo Di-Bully Warganet

Goyang Shopee, Cristiano Ronaldo Di-Bully Warganet

Cristiano Ronaldo belum lama diumumkan menjadi brand ambassador salah 1 situs belanja online, Shopee. Tapi, lantaran goyangannya di dalam iklan ini, ia malah kena bully oleh warganet.

Di dalam rilisnya, Shopee memyebut jika keputusan menggandeng Ronaldo karena dinilai menjadi satu diantara sejumlah pesepak bola paling baik sepanjang waktu. Mantan bintang Manchester United ini dianggap menginspirasi berbagai orang.

Iklan yang dibintangi Ronaldo-pun telah mulai tayang pada enam belas Agustus serentak di 7 negara. Ronaldo sendiri mengatakan bangga dapat jadi kepingan dari produk e-commerce ini.

“Saya senantiasa mengembangkan performa aku untuk para fans dan kesebelasan, sama kayak Shopee yang senantiasa berinovasi untuk menawarkan manfaat buat para penggunanya, ” berucap Ronaldo di dalam rilis resmi Shopee.

Namun begitu, kiprah Ronaldo membintangi iklan Shopee raih tanggapan beragam dari warganet. Tidak sedikit yang mem-bully Ronaldo karena aktingnya yang terlampau kaku.

“Messi bisa jadi tidak bakal sekalipun membintangi iklan kayak ini), ” tulis @HD4Design.

“FIFA seharusnya kasih Ronaldo gelar Ballon d’Or pada Ronaldo karena membintangi iklan ini, ” sebut @PranavSahani7.

“Berapa banyak duit yang dibayarkan untuk Ronaldo cuma demi berbuat hal itu, ” berucap akun @SeanMulvaney1 dengan emotikon tertawa.

Bernardeschi: UEFA Harusnya Tidak Menghukum Ronaldo

Bernardeschi: UEFA Harusnya Tidak Menghukum Ronaldo

Pemain sayap Juventus, Federico Bernardeschi, yakin bahwa Cristiano Ronaldo harusnya tak mendapat sangsi dari UEFA sebab selebrasinya. Dia pun menyatakan UEFA memberi reaksi yang berlebihan.

Sekarang UEFA tengah menjalankan investigasi terkait perayaan berlebihan yang dilakukan oleh Ronaldo pada pertandingan Liga Champions kontra Atletico Madrid minggu lalu. Jika dinyatakan bersalah, Juventus dapat tampil tanpa pemain asal Portugal itu saat melawan Ajax Amsterdam di babak perempat-final.

“Aku merasa, hal tersebut adalah sebuah perayaan biasa. Kasusnya semestinya berakhir di situ. Tidak terdapat pihak yang boleh turut campur. Ia sangat rileks. Tapi rombongan saya semua amat menanti keputusan apa yang bakalan dieksekusi oleh UEFA, ” tutur Bernardeschi pada laman Gianluca di Marzio.

“Dia merupakan pemain level dunia serta berhasil memperlihatkan hal itu pada berbagai posisi. Di Inggris, Spanyol, serta kini Italia. Dia sudah menyodorkan beberapa hal pada kami. Di samping itu, dirinya jua mempunyai aura sebagai salah satu pemenang. Ada di dekatnya tiap-tiap hari membikin saya mencari tahu banyak hal baru, ” pungkas Bernardeschi.