Lemas Saat Puasa? Ini Sebabnya

Bulan ramadhan menimba setiap umat muslim tuk berpuasa. Tetapi kadang antara mereka yang berpuasa, pasti saja mendapati gangguan antara lain ialah tubuh lemah serta lemas karena berpuasa. Tetapi tahukah kalian ternyata ialah sesuatu yang mengakibatkan tubuh kalian jadi lemas ketika puasa?

Salah satu pencetus tubuh jadi lemas ketika puasa ialah tubuh yang tak terlalu mampu beradaptasi pada perubahan pola makan, yang awalnya sarapan di pagi hari lalu makan siang saat bulan puasa jadi sahur di gelap gulita dan berbuka saat sore hari. Pastinya jarak waktu antar sahur dan berbuka lumayan panjang. Di titik itulah tubuh makin melemah serta lemas sebab kekurangan energi yang semestinya kalian dapatkan saat makan siang. Tetapi kalian musti menahannya hingga berbuka.

“Sebaiknya tak membatasi aktivitas. Yang memungkinkan tubuh lemas itu lantaran kita memberikan rasa nyaman kepada badan,” menurut Ali, RSUP Persahabatan.

Dia mengimbau supaya orang berpuasa selalu menjalankan kesibukan sehari-sehari seperti normalnya agar tetap terasa segar. Bahkan ia menyarankan tuk menambah aktivitas dengan olahraga di sore hari.

Disamping itu, tips lainnya menjalankan puasa secara membatasi waktu tidur serta menjaga kuliner yang dimakan. Ia mengimbau supaya menghindari kuliner yang menyimpan gas, asam semacam cuka ataupun buah citrus, dan makanan yang berlemak. Dan menjaga makan ketika berbuka puasa.

“Saya kerjakan penelitian orang berpuasa dengan yang tak berpuasa. Ada yang berpuasa justru kolestrolnya naik, gula darah melejit, karena makan berlebih di waktu berbuka,” kata ia. Orang berpuasa pun disarankan memperbanyak makan buah juga sayur. dr. Maulana Suryamin S.PD-KGEH mengungkapkan rasa perih juga nyeri lambung di saat awal puasa adalah hal wajar sebab hal itu adalah adaptasi tubuh.

Lambung beradaptasi kepada perubahan jadwal santapan yang masuk kedalam tubuh hingga menyebabkan gejala maag ringan. Tetapi rasa nyeri juga kembung perlahan bakal menghilang sejalan lambung yang telah bisa beradaptasi.

“Kalau adaptasinya baik, ada yang 2 hari pun sudah enak lambungnya. 3 hari, 4 hari, tapi cukup lama ya seminggu,” ujar Maulana.

@TAG: Lemas Saat Puasa, Puasa Lemas, Cara Mengatasi Lemas Puasa, Mengatasi Lemas Puasa, Puasa Sehat, Puasa Efektif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *